Pocong Penglaris Dagang dan Kafan Sumber Kenikmatan

Penglaris Dagang – Salah satu penglaris dagang super dan sangat fenomenal, karena banyak digunakan oleh orang-orang yang inginnya instan!Saya sangat tidak menyarankan semua klien, dan murid saya untuk memanfaatkan sarana penglaris dagang jenis hitam ini.

Namun di sini saya akan sedikit membahasnya, saya bertujuan agar kita semua menjauhi salah satu penglaris dagang yang bisa membawa malapetaka di dalam keluarga hingga tujuh turunan.

Apa itu Penglaris Dagang Pocong?

Penglaris dagang pocong adalah salah satu penglaris dagang yang banyak sekali digunakan untuk penglaris warung makan tau restoran, seperti bakso, soto, rawon, dan beberapa kuliner yang berkuah lainnya.

Anda mungkin pernah membeli satu porsi makanan di sebuah warung, ketika Anda makan di tempat rasanya sangat enak dan membuat Anda ketagihan.

Namun ketika makanan itu Anda bungkus (bawa pulang) rasanya sudah tidak senikmat ketika Anda makan di tempat tersebut.

Loh kan bisa saja makanannya sudah dingin Bu?

 Ya, di sini saya juga akan memberikan disclaimer, saya sama sekali tidk menyudutkan pemilik usaha kuliner manapun.

Menurut saya kenikmatan rasa tidak semestinya diukur dengan hangat atau dinginnya makanan, namun bagaimana seseorang meracik bumbu hingga makanan tersebut bisa menjadi lezat.

Nah di sini, menngapa kok warung yang menggunakan penglaris dagang pocong ini bisa begitu lezat ketika orang makan di tempat?

Hal itu karena makanan yang disajikan ‘dibumbui’ oleh pocong dengan air liurnya (ludah). Yang membuat makanan bisa begitu nikmat, lezat, dan membuat orang ketagihan untuk berkunjung.

Bagaimana Cara Mendapatkan Penglaris Dagang Pocong?

Untuk mendapatkan penglaris dagang jenis ini caranya tidak mudah, seseorang yang ingin mendapatkan jenis penglaris hitam ini harus melakukan beberapa laku ritual yang setiap dukun memberikan laku berbeda-beda.

Tapi saya tidak akan membahasnya di sini, karena saya tidak bermaksud mengajarkan Anda tata cara, ubo rampe (persayaratan), dan ritua dari penglaris dagang golongan hitam ini.

Secara umum, ritual yang dijalankan adalah dengan mencuri potongan kain kafan orang yang sudah meninggal dengan menggali kuburannya.

Kain kafan yang bisa digunakan adalah milik orang yang meninggal pada malam selasa kliwon dan jumat kliwon.

Tantangan bagi orang yang akan mencuri kain kafan ini cukup berat, karena akan diganggu beberapa jin dengan wujud yang menyeramkan.

Jika mental tidak kuat, maka akan lari dan proses ritual gagal harus diulang dari awal. Untuk orang yang berhasil mendapatkan potongan kain kafan, setelah itu mengambil beberapa gumpal tanah kuburan dalam jumlah ganjil.

Dan menyerahkannya kepada dukun untuk dikunci dengan beberapa mantra untuk mengaktivasinya. Setelah diaktivasi barulah kain kafan itu dimasukkan ke dalam kuah atau masakan orang yang menggunakannya.

Pocong yang meludahi makanan pelanggan itu sebenarnya terpaksa, makhluk itu sebenarnya mencari potongan kain kafan yang disembunyikan dibalik kuah dagangannya.

Pocong tersebut juga tidak bisa kabur karena area depan warung sudah ditaburi dengan tanah kuburan untuk menguncinya.